Docs Rivya AI

Panduan Template Prompt Rivya

Gunakan template prompt Rivya untuk gambar AI, video, audio, chat, peluncuran produk, kampanye, referensi, batasan, dan daftar periksa peninjauan.

Gunakan panduan template prompt ini saat kamu membutuhkan titik awal yang dapat dipakai ulang untuk pekerjaan gambar, video, audio, chat, peluncuran produk, atau perencanaan kampanye di Rivya.

Template prompt adalah titik awal yang dapat dipakai ulang.

Template membantu kamu mulai lebih cepat, menjaga struktur umum tetap konsisten, dan menghindari penulisan arahan yang sama dari nol. Template tetap perlu disesuaikan dengan tugas yang sebenarnya.

Fungsi Template Prompt

Template prompt membantu untuk:

  • arahan gambar berulang
  • struktur prompt video
  • perencanaan narasi suara
  • sistem aset kampanye
  • prompt peluncuran produk
  • instruksi referensi
  • daftar periksa peninjauan

Template bukan jaminan output yang bagus. Template adalah struktur yang tetap membutuhkan detail spesifik tugas.

Mulai dari Tugas

Pilih template berdasarkan tugas, bukan berdasarkan kata gaya.

Tanyakan:

  • Apakah ini tugas gambar, video, audio, atau chat?
  • Apakah tujuannya eksplorasi, produksi, peninjauan, atau lokalisasi?
  • Apakah prompt membutuhkan referensi?
  • Apakah ini aset sekali pakai atau bagian dari kampanye?

Template yang tepat seharusnya membuat pekerjaan lebih jelas, bukan sekadar membuat prompt lebih panjang.

Pilih Tempat Menjalankan Prompt

Pilih tujuan sebelum memoles template:

  • gunakan pusat prompt publik seperti Prompt Gambar atau Prompt Video, atau Model AI, saat kamu masih membandingkan tugas atau model
  • gunakan Studio saat prompt membutuhkan riwayat tersimpan, unggahan, kredit, atau tindak lanjut multi-langkah
  • simpan varian prompt di sesi tersimpan saat kampanye mungkin akan memakainya kembali
  • gunakan Model AI untuk memastikan model yang dipilih mendukung input yang diharapkan template

Ini mencegah prompt yang dapat dipakai ulang mengarah ke alur kerja yang sebenarnya tidak bisa menjalankannya.

Sesuaikan Template

Sebelum mengirim template, ganti bagian generik dengan detail nyata:

  • produk atau subjek
  • audiens
  • penempatan
  • format
  • batasan
  • referensi
  • kriteria peninjauan

Jangan tinggalkan teks pengisi generik di prompt produksi.

Jaga Template Tetap Dapat Dipakai Ulang

Template yang berguna seharusnya mudah diedit.

Jika template menjadi terlalu panjang, pisahkan menjadi:

  • arahan tugas
  • aturan merek
  • instruksi format
  • instruksi referensi
  • daftar periksa peninjauan

Ini membuat template lebih mudah dipakai ulang di berbagai kampanye.

Daftar Periksa Penggunaan Prompt

Saat langkah berikutnya bergantung pada prompt, template, atau contoh, periksa:

  • Identifikasi tugas sebelum memilih kata gaya.
  • Pastikan subjek, batasan, peran referensi, dan target peninjauan tetap terlihat.
  • Gunakan template sebagai titik awal, bukan skrip tetap.
  • Tentukan apakah prompt harus dijalankan dari pusat prompt publik, halaman model, atau Studio.
  • Simpan varian prompt yang berguna sebelum menulis ulang secara besar-besaran.

Tujuannya adalah membuat prompt dapat dipakai ulang tanpa membuatnya menjadi generik.

Kesalahan Umum Dalam Memakai Template

Kesalahan paling umum adalah memakai template sebagai prompt final.

Hindari membiarkan nama produk pengganti sementara, meminta gambar, video, dan audio dalam satu prompt, menambahkan instruksi referensi tanpa referensi sungguhan, atau menyembunyikan kriteria peninjauan di bagian akhir.

Jika sebuah template membutuhkan beberapa paragraf pengecualian, pecah menjadi arahan, batasan, catatan referensi, dan daftar periksa peninjauan.

Kapan Prompt Perlu Dikerjakan Ulang

Kerjakan ulang prompt saat prompt meminta beberapa jenis aset sekaligus, menyembunyikan kriteria peninjauan, tidak memberi peran pada referensi, atau mencoba menyelesaikan semua kasus tepi dalam sekali jalan.

Dalam kasus seperti itu, persempit tugas sebelum menambahkan lebih banyak kata sifat atau mengganti model.

Halaman Terkait

Daftar Isi