Docs Rivya AI

Panduan Menulis Prompt Rivya

Tulis prompt Rivya untuk gambar, video, audio, dan chat dengan mendefinisikan tugas, subjek, batasan, referensi, target peninjauan, dan kriteria.

Gunakan panduan menulis prompt ini saat tugas Rivya membutuhkan prompt gambar, prompt video, arahan audio, permintaan chat, atau contoh prompt yang lebih jelas dan dapat dipakai ulang.

Prompt Rivya yang bagus bukanlah prompt yang paling panjang.

Prompt yang bagus adalah prompt yang membuat tugas, subjek, batasan, dan target peninjauan cukup jelas untuk menghasilkan hasil pertama yang berguna.

Halaman ini memberi struktur praktis yang bisa dipakai ulang di alur kerja gambar, video, audio, dan chat.

Mulai dari Tugas

Mulailah dengan menamai pekerjaannya.

Contoh:

  • membuat foto produk yang bersih
  • membuat video demo produk singkat
  • menulis skrip narasi suara
  • menghasilkan konsep hero untuk halaman landing
  • menjelaskan gambar yang diunggah ini
  • menyelesaikan soal matematika ini langkah demi langkah

Tugas memberi tahu Rivya jenis hasil seperti apa yang kamu harapkan. Tanpa itu, bagian lain dari prompt akan berubah menjadi gangguan gaya.

Jelaskan Subjek dengan Jelas

Setelah tugas, jelaskan subjek.

Untuk gambar dan video, sertakan detail yang terlihat:

  • jenis produk
  • material
  • warna
  • bentuk
  • adegan
  • aksi
  • audiens

Untuk audio dan teks, sertakan detail fungsional:

  • gaya pembicara
  • bahasa
  • nada
  • panjang
  • target pendengar
  • kasus penggunaan

Detail subjek yang jelas jauh lebih berguna daripada kata umum seperti premium, sinematik, modern, atau viral.

Tambahkan Batasan hanya Saat Diperlukan

Batasan berguna ketika mencegah hasil yang buruk.

Batasan yang baik harus spesifik:

  • tanpa latar belakang ramai
  • label tetap terbaca
  • gunakan suara narator yang tenang
  • hindari gerakan kamera yang berlebihan
  • jawaban tetap cocok untuk pemula

Terlalu banyak batasan dapat membuat prompt rapuh. Tambahkan batasan yang paling penting untuk peninjauan berikutnya, bukan setiap preferensi yang mungkin ada.

Gunakan Referensi dengan Sengaja

Referensi paling efektif ketika kamu menjelaskan apa yang harus dikendalikan olehnya.

Referensi dapat membantu mengarahkan:

  • identitas produk
  • komposisi
  • pencahayaan
  • gaya merek
  • arah suara
  • kesinambungan hasil sebelumnya

Jangan berasumsi model tahu bagian referensi mana yang penting. Pasangkan unggahan dengan catatan singkat seperti gunakan ini untuk bentuk produk, bukan latar belakang atau gunakan ini hanya untuk suasana dan pencahayaan.

Tulis untuk Peninjauan

Prompt seharusnya membantu kamu meninjau hasil, bukan hanya memulai generasi.

Sebelum mengirim, tanyakan:

  • Apa yang membuat hasil ini bisa dipakai?
  • Apa yang membuatnya tidak bisa dipakai?
  • Apa satu hal yang harus berhasil lebih dulu?
  • Apakah ini sebaiknya uji cepat atau percobaan yang dipoles?

Jika jawabannya belum jelas, sederhanakan prompt sebelum menghasilkan.

Kesalahan Prompt yang Umum

Kesalahan yang paling umum meliputi:

  • memulai dengan gaya sebelum tugas
  • meminta beberapa jenis aset dalam satu prompt
  • memakai referensi tanpa menjelaskan perannya
  • membebani satu video pendek dengan terlalu banyak adegan
  • meminta teks persis di dalam visual yang dihasilkan
  • mencoba memperbaiki semua kemungkinan masalah pada percobaan pertama

Prompt yang lebih baik biasanya prompt yang lebih jelas, bukan prompt yang lebih rumit.

Daftar Periksa Penggunaan Prompt

Saat langkah berikutnya bergantung pada prompt, template, atau contoh, periksa:

  • Identifikasi tugas sebelum memilih kata gaya.
  • Jaga agar subjek, batasan, peran referensi, dan target peninjauan tetap terlihat.
  • Gunakan template sebagai titik awal, bukan skrip tetap.
  • Putuskan apakah prompt harus dijalankan dari pusat prompt publik seperti Prompt Gambar atau Prompt Video, dari halaman model, atau dari Studio.
  • Simpan variasi prompt yang berguna sebelum menuliskannya ulang secara besar-besaran.

Tujuannya adalah membuat prompt dapat dipakai ulang tanpa membuatnya menjadi generik.

Kapan Prompt Perlu Ditulis Ulang

Tulis ulang prompt ketika ia meminta beberapa jenis aset sekaligus, menyembunyikan kriteria peninjauan, tidak memberi peran pada referensi, atau mencoba menyelesaikan setiap kasus tepi dalam sekali jalan.

Dalam kasus seperti itu, persempit tugas sebelum menambah lebih banyak kata sifat atau mengganti model.

Halaman Terkait

Daftar Isi