Docs Rivya AI

Panduan Sesi Tersimpan Rivya

Gunakan sesi tersimpan Rivya untuk melanjutkan obrolan, draf prompt, percakapan alat, konteks pembuatan, keputusan proyek, dan alur kerja yang lebih panjang.

Gunakan panduan sesi tersimpan ini ketika sebuah obrolan, draf prompt, rangkaian perencanaan, percakapan alat, atau konteks pembuatan perlu tetap berguna di lebih dari satu kunjungan.

Sesi tersimpan menjaga pekerjaan agar tidak menjadi sekali pakai.

Sesi ini membantu Anda kembali ke perencanaan, prompt, keputusan, dan konteks berguna alih-alih memulai setiap proyek ulang dari ingatan.

Fungsi Sesi Tersimpan

Sesi tersimpan berguna untuk:

  • perencanaan obrolan multi-putaran
  • draf prompt
  • catatan kampanye
  • keputusan arah produk
  • persiapan arahan gambar atau video
  • pekerjaan lanjutan setelah pembuatan
  • mengingat mengapa suatu arah dipilih

Sesi ini terutama berguna ketika sebuah proyek membutuhkan lebih dari satu kali duduk.

Apa Yang Perlu Disimpan

Simpan konteks yang akan merepotkan jika harus disusun ulang:

  • tujuan awal
  • catatan audiens
  • fakta produk
  • keputusan model atau alur kerja
  • versi prompt
  • komentar tinjauan
  • pengingat langkah berikutnya

Sesi tersimpan seharusnya membantu Anda melanjutkan pekerjaan, bukan sekadar menyimpan pesan lama.

Sesi, History, Notifications

Gunakan sesi tersimpan untuk konteks penalaran dan perencanaan.

Gunakan History untuk keluaran yang dihasilkan, hasil tugas, dan file yang mungkin perlu Anda buka lagi. Gunakan Notifications untuk perubahan status asinkron, kegagalan, peristiwa saldo rendah, dan pembaruan terkait penagihan.

Ketika sebuah proyek berpindah dari Chat ke Image, Video, Audio, atau Tools, pertahankan sesi tersimpan sebagai rangkaian perencanaan dan History sebagai catatan keluaran.

Kapan Menggunakan Keduanya

Sesi obrolan dan riwayat pembuatan saling terkait, tetapi tidak identik.

Obrolan tersimpan membantu mempertahankan penalaran dan perencanaan.

Riwayat pembuatan membantu mempertahankan keluaran dan hasil tugas.

Gunakan keduanya ketika proyek bergerak dari perencanaan ke produksi.

Tinjau Sebelum Melanjutkan

Sebelum melanjutkan sesi tersimpan, tinjau:

  • keputusan terakhir apa yang dibuat
  • versi prompt mana yang paling kuat
  • apa yang masih perlu dibuat
  • apakah ada asumsi yang berubah
  • Studio atau alur kerja mana yang sebaiknya digunakan berikutnya

Ini mencegah Anda melanjutkan dari konteks yang sudah usang.

Daftar Periksa Kontinuitas Tugas

Ketika sebuah tugas perlu tetap bisa dilacak setelah dikirim, periksa:

  • Periksa apakah tugas sedang menunggu, berjalan, selesai, gagal, atau siap untuk tindak lanjut.
  • Gunakan History untuk keluaran yang berguna dan Notifications untuk perubahan status asinkron.
  • Satukan UUID tugas, model, prompt, dan konteks keluaran saat memecahkan masalah.
  • Jangan memulai ulang pekerjaan yang sama sampai status saat ini jelas.
  • Simpan atau unduh hasil terkuat sebelum berpindah ke alur kerja lain.

Tujuannya adalah menghindari kehilangan pekerjaan ketika pembuatan membutuhkan waktu atau perlu tindak lanjut.

Kesalahan Kontinuitas Yang Umum

Jangan memperlakukan sesi tersimpan sebagai satu-satunya catatan proyek.

Kesalahan umum mencakup menyimpan obrolan tetapi tidak menyimpan keluaran yang dihasilkan, memulai ulang tugas sebelum memeriksa status, kehilangan versi prompt yang menghasilkan keluaran berguna, atau berpindah ke Studio lain tanpa membawa konteks keputusan.

Jika langkah berikutnya bergantung pada keluaran, periksa History lebih dulu. Jika bergantung pada alasan di balik keluaran, buka kembali sesi tersimpan.

Kapan Perlu Memeriksa Ulang Status

Periksa ulang status ketika tugas memakan waktu lebih lama dari perkiraan, notifikasi hilang, hasil tampak tidak lengkap, atau pengguna tidak dapat menemukan keluaran sebelumnya.

Dalam kasus seperti itu, periksa status tugas dan History sebelum meminta pengguna membuat ulang hasilnya.

Halaman Terkait

Daftar Isi