
Prompt video demo produk harus membuat satu aksi produk mudah dilihat.
Prompt itu tidak seharusnya menjelaskan seluruh perusahaan. Prompt itu tidak seharusnya mencantumkan setiap fitur. Prompt itu tidak seharusnya meminta lima gaya kamera dalam satu klip pendek.
Panduan ini memberi Anda struktur prompt praktis untuk alur kerja video Rivya.
Formula Prompt Demo Produk
Gunakan struktur ini saat menulis prompt demo:
Buat video demo produk [durasi / format] untuk [produk atau antarmuka].
Frame pembuka: [apa yang pertama kali dilihat penonton].
Gerak utama: [satu aksi produk yang jelas].
Frame akhir: [apa yang harus terlihat di akhir].
Kamera: [perilaku kamera sederhana].
Jaga [detail yang harus dipertahankan] tetap jelas.
Hindari [hal-hal yang akan membuat demo tidak dapat digunakan].Contoh:
Buat video demo produk vertikal pendek untuk botol minum insulated hitam matte.
Frame pembuka: botol berdiri di tengah meja yang bersih.
Gerak utama: tutup perlahan diputar terbuka sementara kamera melakukan push-in lembut.
Frame akhir: botol terbuka tetap berada di tengah dengan area label depan terlihat.
Jaga bentuk produk tetap stabil dan hindari tangan, overlay teks, cipratan air, dan potongan cepat.Ini membuat klip dapat ditinjau: apakah aksi produk terbaca jelas?
Definisikan Aksi Produk Terlebih Dahulu
Mulailah dari aksi yang terlihat.
Untuk produk fisik, aksinya bisa berupa:
- tutup yang terbuka
- tas yang mengembang
- lampu yang berganti mode
- produk skincare yang diaplikasikan
- kemasan yang berputar untuk menampilkan label
Untuk konsep perangkat lunak atau SaaS, aksinya bisa berupa:
- metrik dashboard yang berubah
- file yang ditransformasikan
- hasil sebelum-dan-sesudah yang muncul
- alur kerja yang bergerak dari input ke output
Jika aksinya tidak jelas, video mungkin terlihat rapi tetapi tetap gagal sebagai demo.
Jaga Adegan Tetap Kecil
Demo produk pendek membutuhkan adegan kecil.
Adegan demo yang baik biasanya memiliki:
- satu produk
- satu permukaan atau lingkungan
- satu gerakan utama
- satu perilaku kamera
- satu keadaan akhir
Hindari meminta unboxing, penggunaan lifestyle, close-up, tur fitur, akhir merek, dan teks penanda dalam satu klip. Pisahkan itu menjadi aset terpisah.
Gunakan Arahan Kamera dengan Hati-Hati
Bahasa kamera hanya membantu ketika mendukung aksi produk.
Instruksi kamera yang berguna:
- close-up tetap
- push-in lambat
- orbit lembut
- tampilan top-down
- sudut samping yang bersih
Tumpukan kamera yang berisiko:
- drone shot plus close-up makro
- zoom cepat plus gerakan handheld
- beberapa transisi dalam klip pendek
- bahasa kamera sinematik tanpa aksi produk
Untuk demo, kamera yang tertahan biasanya membuat produk lebih jelas.
Putuskan Apakah Audio Cocok untuk Percobaan Ini
Audio berguna ketika mengubah cara demo dipahami.
Gunakan audio ketika Anda membutuhkan:
- penjelasan produk lisan
- voice-over untuk teaser peluncuran
- desain suara untuk momen fitur
- versi lokal dari klip yang sama
Jangan memaksakan audio ke setiap demo. Jika arah visual masih belum terbukti, jalankan uji gerak tanpa suara terlebih dahulu, lalu gunakan Audio Studio di Rivya ketika klip layak diselesaikan.
Contoh Prompt Sebelum dan Sesudah
Prompt lemah:
Buat video demo produk sinematik yang luar biasa untuk botol kami, premium, viral, dengan gerakan kamera keren dan pencahayaan bagus.Prompt yang lebih kuat:
Buat video demo produk vertikal 5 detik untuk botol minum insulated hitam matte.
Frame pembuka: botol berada di tengah meja abu-abu muda.
Gerak utama: tutup diputar terbuka perlahan sementara kamera melakukan push-in lembut.
Frame akhir: botol terbuka tetap di tengah dan area label tetap terlihat.
Gunakan pencahayaan studio yang lembut. Hindari tangan, overlay teks, cipratan air, potongan cepat, dan kekacauan latar belakang.Prompt yang lebih kuat memberi Rivya satu adegan, satu aksi produk, dan satu standar tinjauan.
Kesalahan Umum Prompt Demo Produk
Hindari:
- menampilkan setiap fitur dalam satu klip
- memakai kata abstrak tanpa aksi yang terlihat
- mengganti sudut kamera terlalu sering
- meminta teks UI kecil atau label yang persis
- memilih percobaan dengan hasil akhir tinggi sebelum membuktikan gerak
- melupakan rasio aspek dan penempatan
- menambahkan suara sebelum visual bekerja
Prompt demo yang kuat harus membuat pertanyaan tinjauan pertama menjadi jelas.
Alur Kerja Demo Rivya yang Praktis
Gunakan alur ini:
- Putuskan apakah demo dimulai dari teks, gambar, atau referensi.
- Tulis aksi dalam tiga tahap: pembuka, gerak, frame akhir.
- Pilih rasio aspek berdasarkan penempatan.
- Jaga percobaan pertama tetap pendek.
- Periksa mode yang didukung dan petunjuk kredit di AI Models atau halaman model.
- Tinjau hasil di Video Studio di Rivya.
- Tambahkan suara atau desain suara hanya setelah gerak bekerja.
Untuk pengaturan, baca Kualitas, Durasi, dan Rasio Aspek.
Langkah Berikutnya di Rivya
- Mulai jalur video demo dari Video, dan gunakan AI Models ketika keputusan utama adalah mode yang didukung atau petunjuk kredit.
- Baca Generator Video Demo Produk AI jika Anda masih perlu memilih jalur demo yang tepat.
- Baca Generator Video AI Terbaik pada 2026 jika Anda masih perlu memilih jalur model.
- Baca Referensi Video di Rivya ketika referensi menjadi pusat.
- Baca Generator Video AI untuk Pemasaran ketika demo menjadi bagian dari kampanye yang lebih luas.


