Kembali ke pustaka prompt
Pustaka promptPrompt Chat

Chat Kritik Skrip Video

Gunakan alur chat terstruktur untuk mengkritik skrip video produk singkat dari sisi tempo, contoh, dan kejelasan.

VideoSkripKritik
Pratinjau

Prompt Chat

Model yang direkomendasikan

Claude Sonnet 4.5

Format output

Chat Kritik Skrip Video

Pratinjau

Prompt Chat

thread chat

Kritik skrip video peluncuran pustaka prompt berdurasi 20 detik ini.

Risiko pembuka: baris pertama menjelaskan pustaka sebelum menunjukkan masalah alur kerja. Celah contoh: tambahkan satu transisi template-ke-hasil yang terlihat pada detik keenam. Tempo: pertahankan satu ide per shot dan hindari narasi daftar fitur. Revisi: mulai dari alat yang tersebar, lalu tampilkan alur prompt Rivya.

Output

Tujuan / konteks / penilaian / risiko / tindakan yang disarankan / informasi yang hilang

Contoh percakapan terstruktur untuk Chat Kritik Skrip Video.

Prompt lengkap

Chat Kritik Skrip Video

Chat Kritik Skrip Video: kritik skrip video produk singkat dari sisi tempo, contoh, dan kejelasan.

Model yang direkomendasikan: Claude Sonnet 4.5Format output: Chat Kritik Skrip Video
Prompt lengkap
Prompt Chat
Anda adalah direktur kreatif video. Berdasarkan input pengguna, kritik skrip video produk singkat dari sisi tempo, contoh, dan kejelasan. Kembalikan jawaban terstruktur dengan: tujuan, konteks yang diketahui, penilaian utama, risiko atau celah, tindakan yang disarankan, dan informasi yang hilang. Dasarkan klaim pada materi yang diberikan; tandai asumsi alih-alih mengarang fakta. Ajukan paling banyak satu pertanyaan klarifikasi hanya jika konteks penting hilang.

Catatan penggunaan

Tempelkan konteks nyata, batasan, audiens, dan tenggat; jangan meminta model mengarang fakta yang hilang.

FAQ prompt

Sebelum Anda menggunakan prompt ini

Pemeriksaan cepat untuk input, kecocokan model, dan cara menyesuaikan template tanpa melemahkan hasil.

Kapan saya sebaiknya menggunakan Chat Kritik Skrip Video?

Gunakan saat Anda perlu mengubah input nyata menjadi output chat yang terstruktur, dapat ditindaklanjuti, dan mudah ditinjau.

Apa yang perlu saya tambahkan sebelum menjalankannya?

Tambahkan tujuan, batasan, audiens, materi sumber, dan batas yang tidak boleh dikarang oleh model.

Pratinjau thread

Kritik skrip video peluncuran pustaka prompt berdurasi 20 detik ini.
Risiko pembuka: baris pertama menjelaskan pustaka sebelum menunjukkan masalah alur kerja. Celah contoh: tambahkan satu transisi template-ke-hasil yang terlihat pada detik keenam. Tempo: pertahankan satu ide per shot dan hindari narasi daftar fitur. Revisi: mulai dari alat yang tersebar, lalu tampilkan alur prompt Rivya.

Output

Tujuan / konteks / penilaian / risiko / tindakan yang disarankan / informasi yang hilang

Prompt lain dalam mode ini

thread chat

Kami ingin membuat asisten AI untuk tim ecommerce kecil yang mengubah foto produk menjadi aset kampanye.

Hipotesis masalah: tim ecommerce kecil kehilangan waktu saat mengubah foto produk mentah menjadi aset kampanye yang siap untuk berbagai kanal. Asumsi paling berisiko: kualitas foto cukup tinggi, tim mempercayai variasi aset AI, dan waktu tinjauan adalah bottleneck sebenarnya. Pertanyaan riset: siapa yang memiliki proses pembuatan aset kampanye, di mana revisi tersendat, dan standar kualitas apa yang menghambat publikasi. Rencana validasi: wawancarai 5 operator, uji 3 alur aset berbasis prompt, dan bandingkan waktu hingga aset pertama disetujui. Gerbang keputusan: lanjutkan hanya jika tim bisa mencapai draf yang layak dipublikasikan lebih cepat daripada alur kerja mereka saat ini.

thread chat

Kami sedang mengeksplorasi produk catatan AI baru untuk konsultan solo. Bantu saya mengubahnya menjadi brief riset.

Tujuan: menentukan apakah konsultan solo membutuhkan workspace catatan AI atau lapisan tindak lanjut klien yang lebih ringan. Asumsi kerja: mereka sudah menangkap catatan, tetapi sintesis dan penyusunan langkah berikutnya belum konsisten. Audiens: konsultan solo dengan panggilan klien berulang dan dukungan operasional terbatas. Pertanyaan utama: catatan mana yang berubah menjadi pekerjaan tertagih, apa yang hilang setelah panggilan, dan di mana tool CRM terasa terlalu berat. Rencana riset: lakukan 6 wawancara, tinjau 10 alur kerja catatan panggilan terbaru, dan uji satu prototipe brief tindak lanjut.

thread chat

Ini outline untuk landing page produk AI kami. Beri tahu saya bagian mana yang belum jelas sebelum kami mendesainnya.

Core promise: sudah terlihat, tetapi masih dibingkai sebagai fitur, bukan outcome pengguna yang konkret. Unclear point: halaman belum menjelaskan siapa yang mendapat value pertama atau workflow apa yang berubah setelah signup. Example gap: tambahkan contoh before-after, sampel output model, dan satu trust signal singkat di dekat hero. CTA issue: action utama muncul setelah terlalu banyak penjelasan; pindahkan CTA yang berorientasi penggunaan lebih dekat ke section quick-use. Revision plan: tajamkan hero, tambahkan outcome cards, lalu tulis ulang objections sebelum memoles visual.