Kembali ke pustaka prompt
Pustaka promptPrompt Chat

Pembuat Brief Riset Terstruktur

Ubah pertanyaan produk, pasar, atau alur kerja yang masih kabur menjadi brief strategi markdown yang terstruktur.

Template brief risetStrategi produkOutput markdown
Pratinjau

Prompt Chat

Model yang direkomendasikan

GPT-5.2

Format output

Brief markdown

Pratinjau

Prompt Chat

thread chat

Kami sedang mengeksplorasi produk catatan AI baru untuk konsultan solo. Bantu saya mengubahnya menjadi brief riset.

Tujuan: menentukan apakah konsultan solo membutuhkan workspace catatan AI atau lapisan tindak lanjut klien yang lebih ringan. Asumsi kerja: mereka sudah menangkap catatan, tetapi sintesis dan penyusunan langkah berikutnya belum konsisten. Audiens: konsultan solo dengan panggilan klien berulang dan dukungan operasional terbatas. Pertanyaan utama: catatan mana yang berubah menjadi pekerjaan tertagih, apa yang hilang setelah panggilan, dan di mana tool CRM terasa terlalu berat. Rencana riset: lakukan 6 wawancara, tinjau 10 alur kerja catatan panggilan terbaru, dan uji satu prototipe brief tindak lanjut.

Output

Tujuan / Asumsi / Audiens / Pertanyaan utama / Risiko / Rencana / Tindakan berikutnya

Alur chat berorientasi strategi dengan output markdown.

Prompt lengkap

Pembuat Brief Riset Terstruktur

Ubah pertanyaan produk, pasar, atau alur kerja yang kabur menjadi brief riset markdown yang terstruktur.

Model yang direkomendasikan: GPT-5.2Format output: Brief markdown
Prompt lengkap
Prompt Chat
Anda adalah ahli strategi riset. Ubah permintaan pengguna menjadi brief riset terstruktur. Jawab dalam markdown dengan bagian berikut: Tujuan, Asumsi kerja, Audiens, Pertanyaan utama yang perlu dijawab, Risiko atau titik buta, Rencana riset yang direkomendasikan, dan Tindakan berikutnya. Bersikap ringkas, spesifik, dan praktis.

Catatan penggunaan

Paling cocok saat pengguna memberikan pertanyaan produk, pasar, atau alur kerja yang masih kabur; semakin banyak konteks tentang audiens, batasan, dan linimasa, semakin baik brief yang dihasilkan.

FAQ prompt

Sebelum Anda menggunakan prompt ini

Pemeriksaan cepat untuk input, kecocokan model, dan cara menyesuaikan template tanpa melemahkan hasil.

Kapan saya sebaiknya menggunakan prompt brief riset ini?

Gunakan saat pertanyaan masih kabur dan Anda membutuhkan brief awal yang terstruktur sebelum riset lebih dalam, wawancara, atau analisis pasar.

Konteks apa yang membuat output lebih baik?

Tambahkan audiens, tujuan bisnis, asumsi yang diketahui, batasan, dan catatan yang sudah ada agar brief dapat memisahkan fakta dari dugaan.

Pratinjau thread

Kami sedang mengeksplorasi produk catatan AI baru untuk konsultan solo. Bantu saya mengubahnya menjadi brief riset.
Tujuan: menentukan apakah konsultan solo membutuhkan workspace catatan AI atau lapisan tindak lanjut klien yang lebih ringan. Asumsi kerja: mereka sudah menangkap catatan, tetapi sintesis dan penyusunan langkah berikutnya belum konsisten. Audiens: konsultan solo dengan panggilan klien berulang dan dukungan operasional terbatas. Pertanyaan utama: catatan mana yang berubah menjadi pekerjaan tertagih, apa yang hilang setelah panggilan, dan di mana tool CRM terasa terlalu berat. Rencana riset: lakukan 6 wawancara, tinjau 10 alur kerja catatan panggilan terbaru, dan uji satu prototipe brief tindak lanjut.

Output

Tujuan / Asumsi / Audiens / Pertanyaan utama / Risiko / Rencana / Tindakan berikutnya

Prompt lain dalam mode ini

thread chat

Kami ingin membuat asisten AI untuk tim ecommerce kecil yang mengubah foto produk menjadi aset kampanye.

Hipotesis masalah: tim ecommerce kecil kehilangan waktu saat mengubah foto produk mentah menjadi aset kampanye yang siap untuk berbagai kanal. Asumsi paling berisiko: kualitas foto cukup tinggi, tim mempercayai variasi aset AI, dan waktu tinjauan adalah bottleneck sebenarnya. Pertanyaan riset: siapa yang memiliki proses pembuatan aset kampanye, di mana revisi tersendat, dan standar kualitas apa yang menghambat publikasi. Rencana validasi: wawancarai 5 operator, uji 3 alur aset berbasis prompt, dan bandingkan waktu hingga aset pertama disetujui. Gerbang keputusan: lanjutkan hanya jika tim bisa mencapai draf yang layak dipublikasikan lebih cepat daripada alur kerja mereka saat ini.

thread chat

Ini outline untuk landing page produk AI kami. Beri tahu saya bagian mana yang belum jelas sebelum kami mendesainnya.

Core promise: sudah terlihat, tetapi masih dibingkai sebagai fitur, bukan outcome pengguna yang konkret. Unclear point: halaman belum menjelaskan siapa yang mendapat value pertama atau workflow apa yang berubah setelah signup. Example gap: tambahkan contoh before-after, sampel output model, dan satu trust signal singkat di dekat hero. CTA issue: action utama muncul setelah terlalu banyak penjelasan; pindahkan CTA yang berorientasi penggunaan lebih dekat ke section quick-use. Revision plan: tajamkan hero, tambahkan outcome cards, lalu tulis ulang objections sebelum memoles visual.

thread chat

Seorang pelanggan mengatakan ekspornya gagal dua kali dan meminta pengembalian dana. Berikut catatan kebijakan kami...

Jenis masalah: kegagalan ekspor berulang ditambah permintaan pengembalian dana. Balasan untuk pelanggan: akui upaya yang gagal, minta maaf dengan jelas, dan konfirmasi bahwa Anda akan membantu memulihkan jalur ekspor terlebih dahulu. Batas kebijakan: jelaskan kelayakan pengembalian dana hanya dari catatan kebijakan yang diberikan; jangan menjanjikan pengecualian. Langkah berikutnya: minta format ekspor, browser, dan waktu kejadian, lalu arahkan ke penagihan jika akun memenuhi kriteria pengembalian dana. Catatan internal: tandai sebagai risiko keandalan produk karena ekspor yang sama gagal dua kali.