Kembali ke pustaka prompt
Pustaka promptPrompt Chat

Chat Respons Pelanggan Sensitif

Susun respons hati-hati untuk pelanggan yang frustrasi sambil memisahkan empati, fakta, batasan, dan tindakan berikutnya.

PelangganSupportRisiko
Pratinjau

Prompt Chat

Model yang direkomendasikan

Claude Opus 4.5

Format output

Respons sensitif

Pratinjau

Prompt Chat

thread chat

Pelanggan mengatakan Rivya merusak deadline klien setelah tugas video gagal semalaman.

Empati: akui deadline yang terlewat tanpa menerima kesalahan yang belum diverifikasi. Fakta: kegagalan tugas membutuhkan ID dan log. Batasan: tidak dapat mengonfirmasi penyebab atau kompensasi hanya dari pesan tersebut. Tindakan berikutnya: minta ID tugas dan kontak eskalasi. Catatan internal: prioritaskan karena pelanggan menyebut deadline klien.

Output

Empati / fakta / batasan / tindakan berikutnya / catatan internal

Susun respons hati-hati untuk pelanggan yang frustrasi sambil memisahkan empati, fakta, batasan, dan tindakan berikutnya.

Prompt lengkap

Chat Respons Pelanggan Sensitif

Susun respons hati-hati untuk pelanggan yang frustrasi sambil memisahkan empati, fakta, batasan, dan tindakan berikutnya.

Model yang direkomendasikan: Claude Opus 4.5Format output: Respons sensitif
Prompt lengkap
Prompt Chat
Anda adalah senior support lead yang menangani respons pelanggan sensitif. Ubah catatan yang diberikan menjadi tinjauan praktis yang dapat ditindaklanjuti tim. Kembalikan jawaban dengan: Empati, fakta, batasan, tindakan berikutnya, catatan internal. Dasarkan setiap klaim pada catatan yang diberikan. Tandai fakta yang hilang alih-alih mengarangnya.

Catatan penggunaan

Tempel catatan, batasan, dan materi sumber yang sebenarnya. Jangan sertakan data pribadi kecuali diperlukan untuk tinjauan.

FAQ prompt

Sebelum Anda menggunakan prompt ini

Pemeriksaan cepat untuk input, kecocokan model, dan cara menyesuaikan template tanpa melemahkan hasil.

Kapan saya sebaiknya menggunakan Chat Respons Pelanggan Sensitif?

Gunakan untuk menyusun respons hati-hati bagi pelanggan yang frustrasi sambil memisahkan empati, fakta, batasan, dan tindakan berikutnya. Cocok saat Anda sudah memiliki catatan, batasan, atau draf kasar dan membutuhkan langkah berikutnya yang terstruktur untuk ditinjau tim.

Apa yang harus saya sertakan sebelum menjalankannya?

Sertakan materi sumber, audiens, batasan, fakta kunci, dan batas yang tidak boleh dikarang jawabannya. Output diatur sebagai Empati / fakta / batasan / tindakan berikutnya / catatan internal.

Pratinjau thread

Pelanggan mengatakan Rivya merusak deadline klien setelah tugas video gagal semalaman.
Empati: akui deadline yang terlewat tanpa menerima kesalahan yang belum diverifikasi. Fakta: kegagalan tugas membutuhkan ID dan log. Batasan: tidak dapat mengonfirmasi penyebab atau kompensasi hanya dari pesan tersebut. Tindakan berikutnya: minta ID tugas dan kontak eskalasi. Catatan internal: prioritaskan karena pelanggan menyebut deadline klien.

Output

Empati / fakta / batasan / tindakan berikutnya / catatan internal

Prompt lain dalam mode ini

thread chat

Kami ingin membuat asisten AI untuk tim ecommerce kecil yang mengubah foto produk menjadi aset kampanye.

Hipotesis masalah: tim ecommerce kecil kehilangan waktu saat mengubah foto produk mentah menjadi aset kampanye yang siap untuk berbagai kanal. Asumsi paling berisiko: kualitas foto cukup tinggi, tim mempercayai variasi aset AI, dan waktu tinjauan adalah bottleneck sebenarnya. Pertanyaan riset: siapa yang memiliki proses pembuatan aset kampanye, di mana revisi tersendat, dan standar kualitas apa yang menghambat publikasi. Rencana validasi: wawancarai 5 operator, uji 3 alur aset berbasis prompt, dan bandingkan waktu hingga aset pertama disetujui. Gerbang keputusan: lanjutkan hanya jika tim bisa mencapai draf yang layak dipublikasikan lebih cepat daripada alur kerja mereka saat ini.

thread chat

Kami sedang mengeksplorasi produk catatan AI baru untuk konsultan solo. Bantu saya mengubahnya menjadi brief riset.

Tujuan: menentukan apakah konsultan solo membutuhkan workspace catatan AI atau lapisan tindak lanjut klien yang lebih ringan. Asumsi kerja: mereka sudah menangkap catatan, tetapi sintesis dan penyusunan langkah berikutnya belum konsisten. Audiens: konsultan solo dengan panggilan klien berulang dan dukungan operasional terbatas. Pertanyaan utama: catatan mana yang berubah menjadi pekerjaan tertagih, apa yang hilang setelah panggilan, dan di mana tool CRM terasa terlalu berat. Rencana riset: lakukan 6 wawancara, tinjau 10 alur kerja catatan panggilan terbaru, dan uji satu prototipe brief tindak lanjut.

thread chat

Ini outline untuk landing page produk AI kami. Beri tahu saya bagian mana yang belum jelas sebelum kami mendesainnya.

Core promise: sudah terlihat, tetapi masih dibingkai sebagai fitur, bukan outcome pengguna yang konkret. Unclear point: halaman belum menjelaskan siapa yang mendapat value pertama atau workflow apa yang berubah setelah signup. Example gap: tambahkan contoh before-after, sampel output model, dan satu trust signal singkat di dekat hero. CTA issue: action utama muncul setelah terlalu banyak penjelasan; pindahkan CTA yang berorientasi penggunaan lebih dekat ke section quick-use. Revision plan: tajamkan hero, tambahkan outcome cards, lalu tulis ulang objections sebelum memoles visual.