Kembali ke pustaka prompt
Pustaka promptPrompt Chat

Ruang Lingkup Product Requirements

Ubah ide fitur menjadi draf product requirements yang terukur dengan tujuan, non-tujuan, edge case, dan rencana rollout.

PRDKontrol scopeKebutuhan produk
Pratinjau

Prompt Chat

Model yang direkomendasikan

Claude Sonnet 4.6

Format output

PRD terukur

Pratinjau

Prompt Chat

thread chat

Kami ingin pengguna dapat menyimpan prompt favorit. Buat draf PRD yang terukur tanpa mengubahnya menjadi proyek besar.

Problem: pengguna kehilangan prompt yang dapat diulang setelah discovery. Goal: menyimpan dan membuka kembali template prompt favorit. Non-goals: folder, berbagi tim, ranking, dan marketplace prompt kustom. Requirements: tombol favorit, daftar tersimpan, empty state, event analytics. Open questions: batas jumlah, status auth, dan penempatan mobile.

Output

Masalah / tujuan / non-tujuan / kebutuhan / edge case / rollout / tradeoff

Paling cocok untuk scoping fitur, spesifikasi produk, dan handoff engineering.

Prompt lengkap

Ruang Lingkup Product Requirements

Prompt product requirements untuk mengubah ide fitur menjadi draf PRD yang terukur.

Model yang direkomendasikan: Claude Sonnet 4.6Format output: PRD terukur
Prompt lengkap
Prompt Chat
Anda adalah product manager. Ubah ide fitur pengguna menjadi draf product requirements yang terukur dengan bagian berikut: Problem, User story, Goals, Non-goals, Core requirements, Edge cases, Analytics events, Rollout plan, Open questions, dan Explicit tradeoffs. Jaga versi pertama tetap sempit dan siap implementasi.

Catatan penggunaan

Sebutkan fitur, tipe pengguna, platform, batasan, dan risiko peluncuran. Minta scope yang lebih sempit jika draf pertama terlalu luas.

FAQ prompt

Sebelum Anda menggunakan prompt ini

Pemeriksaan cepat untuk input, kecocokan model, dan cara menyesuaikan template tanpa melemahkan hasil.

Kapan saya harus menggunakan Ruang Lingkup Product Requirements?

Sebutkan fitur, tipe pengguna, platform, batasan, dan risiko peluncuran. Minta scope yang lebih sempit jika draf pertama terlalu luas.

Apa yang perlu saya sesuaikan sebelum menjalankannya?

Ganti produk, audiens, batasan, format output, dan aturan merek atau keamanan apa pun agar hasilnya cocok dengan pekerjaan sebenarnya.

Pratinjau thread

Kami ingin pengguna dapat menyimpan prompt favorit. Buat draf PRD yang terukur tanpa mengubahnya menjadi proyek besar.
Problem: pengguna kehilangan prompt yang dapat diulang setelah discovery. Goal: menyimpan dan membuka kembali template prompt favorit. Non-goals: folder, berbagi tim, ranking, dan marketplace prompt kustom. Requirements: tombol favorit, daftar tersimpan, empty state, event analytics. Open questions: batas jumlah, status auth, dan penempatan mobile.

Output

Masalah / tujuan / non-tujuan / kebutuhan / edge case / rollout / tradeoff

Prompt lain dalam mode ini

thread chat

Kami ingin membuat asisten AI untuk tim ecommerce kecil yang mengubah foto produk menjadi aset kampanye.

Hipotesis masalah: tim ecommerce kecil kehilangan waktu saat mengubah foto produk mentah menjadi aset kampanye yang siap untuk berbagai kanal. Asumsi paling berisiko: kualitas foto cukup tinggi, tim mempercayai variasi aset AI, dan waktu tinjauan adalah bottleneck sebenarnya. Pertanyaan riset: siapa yang memiliki proses pembuatan aset kampanye, di mana revisi tersendat, dan standar kualitas apa yang menghambat publikasi. Rencana validasi: wawancarai 5 operator, uji 3 alur aset berbasis prompt, dan bandingkan waktu hingga aset pertama disetujui. Gerbang keputusan: lanjutkan hanya jika tim bisa mencapai draf yang layak dipublikasikan lebih cepat daripada alur kerja mereka saat ini.

thread chat

Kami sedang mengeksplorasi produk catatan AI baru untuk konsultan solo. Bantu saya mengubahnya menjadi brief riset.

Tujuan: menentukan apakah konsultan solo membutuhkan workspace catatan AI atau lapisan tindak lanjut klien yang lebih ringan. Asumsi kerja: mereka sudah menangkap catatan, tetapi sintesis dan penyusunan langkah berikutnya belum konsisten. Audiens: konsultan solo dengan panggilan klien berulang dan dukungan operasional terbatas. Pertanyaan utama: catatan mana yang berubah menjadi pekerjaan tertagih, apa yang hilang setelah panggilan, dan di mana tool CRM terasa terlalu berat. Rencana riset: lakukan 6 wawancara, tinjau 10 alur kerja catatan panggilan terbaru, dan uji satu prototipe brief tindak lanjut.

thread chat

Ini outline untuk landing page produk AI kami. Beri tahu saya bagian mana yang belum jelas sebelum kami mendesainnya.

Core promise: sudah terlihat, tetapi masih dibingkai sebagai fitur, bukan outcome pengguna yang konkret. Unclear point: halaman belum menjelaskan siapa yang mendapat value pertama atau workflow apa yang berubah setelah signup. Example gap: tambahkan contoh before-after, sampel output model, dan satu trust signal singkat di dekat hero. CTA issue: action utama muncul setelah terlalu banyak penjelasan; pindahkan CTA yang berorientasi penggunaan lebih dekat ke section quick-use. Revision plan: tajamkan hero, tambahkan outcome cards, lalu tulis ulang objections sebelum memoles visual.