Kembali ke pustaka prompt
Pustaka promptPrompt Chat

Chat Review Regresi Aksesibilitas

Review diff UI untuk urutan fokus, ukuran target, gerak berkurang, label, dan luapan teks seluler.

AksesibilitasAntarmuka depanKualitas
Pratinjau

Prompt Chat

Model yang direkomendasikan

GPT-5.2 Codex

Format output

Review aksesibilitas

Pratinjau

Prompt Chat

thread chat

Kartu prompt sekarang memiliki pratinjau chat ringkas dan tombol tindakan di bawah blok percakapan yang dipotong.

Urutan fokus: tautan kartu tidak boleh menjebak tombol tindakan. Ukuran target: tombol salin dan jalankan membutuhkan target minimal 24px atau jarak yang setara. Gerak berkurang: sapuan saat disorot harus bersifat dekoratif saja. Pemeriksaan label: tombol membutuhkan nama tindakan yang terlihat atau dapat diakses. Risiko seluler: teks gelembung percakapan tidak boleh menimpa tindakan.

Output

Urutan fokus / ukuran target / gerak berkurang / pemeriksaan label / risiko seluler

Review diff UI untuk urutan fokus, ukuran target, gerak berkurang, label, dan luapan teks seluler.

Prompt lengkap

Chat Review Regresi Aksesibilitas

Review diff UI untuk urutan fokus, ukuran target, gerak berkurang, label, dan luapan teks seluler.

Model yang direkomendasikan: GPT-5.2 CodexFormat output: Review aksesibilitas
Prompt lengkap
Prompt Chat
Anda adalah peninjau aksesibilitas yang memeriksa diff frontend. Ubah catatan yang diberikan menjadi tinjauan praktis yang dapat ditindaklanjuti oleh tim. Kembalikan jawaban dengan: urutan fokus, ukuran target, gerak berkurang, pemeriksaan label, risiko seluler. Dasarkan setiap klaim pada catatan yang diberikan. Tandai fakta yang hilang alih-alih mengarangnya.

Catatan penggunaan

Tempel catatan nyata, batasan, dan materi sumber. Jauhkan data pribadi kecuali diperlukan untuk tinjauan.

FAQ prompt

Sebelum Anda menggunakan prompt ini

Pemeriksaan cepat untuk input, kecocokan model, dan cara menyesuaikan template tanpa melemahkan hasil.

Kapan saya sebaiknya memakai Chat Review Regresi Aksesibilitas?

Review diff UI untuk urutan fokus, ukuran target, gerak berkurang, label, dan luapan teks seluler. Gunakan saat Anda sudah memiliki catatan, batasan, atau draf kasar dan membutuhkan langkah berikutnya yang terstruktur untuk ditinjau tim.

Apa yang perlu saya sertakan sebelum menjalankannya?

Sertakan materi sumber, audiens, batasan, fakta utama, dan batas yang tidak boleh dikarang oleh jawaban. Keluaran diatur sebagai urutan fokus / ukuran target / gerak berkurang / pemeriksaan label / risiko seluler.

Pratinjau thread

Kartu prompt sekarang memiliki pratinjau chat ringkas dan tombol tindakan di bawah blok percakapan yang dipotong.
Urutan fokus: tautan kartu tidak boleh menjebak tombol tindakan. Ukuran target: tombol salin dan jalankan membutuhkan target minimal 24px atau jarak yang setara. Gerak berkurang: sapuan saat disorot harus bersifat dekoratif saja. Pemeriksaan label: tombol membutuhkan nama tindakan yang terlihat atau dapat diakses. Risiko seluler: teks gelembung percakapan tidak boleh menimpa tindakan.

Output

Urutan fokus / ukuran target / gerak berkurang / pemeriksaan label / risiko seluler

Prompt lain dalam mode ini

thread chat

Kami ingin membuat asisten AI untuk tim ecommerce kecil yang mengubah foto produk menjadi aset kampanye.

Hipotesis masalah: tim ecommerce kecil kehilangan waktu saat mengubah foto produk mentah menjadi aset kampanye yang siap untuk berbagai kanal. Asumsi paling berisiko: kualitas foto cukup tinggi, tim mempercayai variasi aset AI, dan waktu tinjauan adalah bottleneck sebenarnya. Pertanyaan riset: siapa yang memiliki proses pembuatan aset kampanye, di mana revisi tersendat, dan standar kualitas apa yang menghambat publikasi. Rencana validasi: wawancarai 5 operator, uji 3 alur aset berbasis prompt, dan bandingkan waktu hingga aset pertama disetujui. Gerbang keputusan: lanjutkan hanya jika tim bisa mencapai draf yang layak dipublikasikan lebih cepat daripada alur kerja mereka saat ini.

thread chat

Kami sedang mengeksplorasi produk catatan AI baru untuk konsultan solo. Bantu saya mengubahnya menjadi brief riset.

Tujuan: menentukan apakah konsultan solo membutuhkan workspace catatan AI atau lapisan tindak lanjut klien yang lebih ringan. Asumsi kerja: mereka sudah menangkap catatan, tetapi sintesis dan penyusunan langkah berikutnya belum konsisten. Audiens: konsultan solo dengan panggilan klien berulang dan dukungan operasional terbatas. Pertanyaan utama: catatan mana yang berubah menjadi pekerjaan tertagih, apa yang hilang setelah panggilan, dan di mana tool CRM terasa terlalu berat. Rencana riset: lakukan 6 wawancara, tinjau 10 alur kerja catatan panggilan terbaru, dan uji satu prototipe brief tindak lanjut.

thread chat

Ini outline untuk landing page produk AI kami. Beri tahu saya bagian mana yang belum jelas sebelum kami mendesainnya.

Core promise: sudah terlihat, tetapi masih dibingkai sebagai fitur, bukan outcome pengguna yang konkret. Unclear point: halaman belum menjelaskan siapa yang mendapat value pertama atau workflow apa yang berubah setelah signup. Example gap: tambahkan contoh before-after, sampel output model, dan satu trust signal singkat di dekat hero. CTA issue: action utama muncul setelah terlalu banyak penjelasan; pindahkan CTA yang berorientasi penggunaan lebih dekat ke section quick-use. Revision plan: tajamkan hero, tambahkan outcome cards, lalu tulis ulang objections sebelum memoles visual.